Suara
heningnya seakan tak mampu
terdengar.Suara sunyi yang tak mampu
ku tangkap dengan indra
pendengar
Bersama malam aku duduk
berdampingan...
Dan bersama malam pula aku
membisu semu
Bersama sentuhan angin, angin
yang membuka mataku.Dan seolah menghadapkanku pada biru gelap malam
Ya RABB...aku rindu........
wellcome
★●●●★““Merangkai kata berbagi cerita dalam sebuah wadah
Menyibak misteri kata ,mencari makna yang tersembunyi di sebalik lentik tarian jari
Kata megukir nyanyian jiwa,,berbagai rasa yang tersirat
Misterihati terpatri tiada yang mampu memaknai,Tangisan jiwa dalam bahagia ,gejolak rasa di kala gembira
Melara duka,rintihan pilu,ratapan sedih tika hati teruji tertuang dalam wadah kasih”” ★●●●★'
☆ΩWellcome to my blog Ω☆
Menyibak misteri kata ,mencari makna yang tersembunyi di sebalik lentik tarian jari
Kata megukir nyanyian jiwa,,berbagai rasa yang tersirat
Misterihati terpatri tiada yang mampu memaknai,Tangisan jiwa dalam bahagia ,gejolak rasa di kala gembira
Melara duka,rintihan pilu,ratapan sedih tika hati teruji tertuang dalam wadah kasih”” ★●●●★'
☆ΩWellcome to my blog Ω☆
Tampilkan postingan dengan label Rasa. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Rasa. Tampilkan semua postingan
Rabu, 04 Mei 2011
Selasa, 18 Januari 2011
Jantung hati..
Rasa itu tiada
pernah
hilang .........
Sayangku...... Jangan pernah mencari benar atau salah. Kita sedang dalam proses belajar
Selalu kita harus belajar, Kokohlah menjadi "sosok yang indah"..... Tak terimbas
Kelak akan mengerti, Akan mengerti Aku yg selalu merindukan mu, Menyayangi mu.
"Diam adalah emas" Sayangku..... Biar orang menilai
Sejauh apapun dan berlari menjauh Tapi kedalaman hatiku tak akan perlu di urai.Kelak akan mengerti Dan mengerti Do'aku selalu untuk bahagiamu....
walau tiada kata penyapa rasa dan suara pelipur lara ....namun Indahnya rasa tak kan menghentikan sujudku untuk bahagiamu karena bayangmu adalah detak jatung hatiku..
Sayangku...... Jangan pernah mencari benar atau salah. Kita sedang dalam proses belajar
Selalu kita harus belajar, Kokohlah menjadi "sosok yang indah"..... Tak terimbas
Kelak akan mengerti, Akan mengerti Aku yg selalu merindukan mu, Menyayangi mu.
"Diam adalah emas" Sayangku..... Biar orang menilai
Sejauh apapun dan berlari menjauh Tapi kedalaman hatiku tak akan perlu di urai.Kelak akan mengerti Dan mengerti Do'aku selalu untuk bahagiamu....
walau tiada kata penyapa rasa dan suara pelipur lara ....namun Indahnya rasa tak kan menghentikan sujudku untuk bahagiamu karena bayangmu adalah detak jatung hatiku..
Kamis, 23 Desember 2010
Hadirmu...
Dingin ..membeku ...Alampun menyatu dengan pekatnya malam.
Lesu Jiwa beranjak membaringkan raga tak berdaya.
Bersama hembusan bayu...anganku bermain denganmu...
Indah getar suaramu....merdu alunan tawa riamu....Wahai Insan dalam angan ...
Rindu hati akan tawa riamu ....Rindu hati akan tegur sapamu....Rindu hati akan baris susun katamu....
Indah....terlalu indah kau di anganku..!! Indah.... terlalu indah kau dalam Rasaku...!! Indah...terlalu indah kau Dalam bayanganku...!! Indah ...terlalu indah kau dalam Rinduku...
Walau tanpa bersua bertatap paras rupa namun, hadirmu nyata dalam jiwa...
Rabu, 15 Desember 2010
Bawa hati
Ya Allah...Ya Robbi.....aku hanyalah insan yang tiada daya.
Ya Allah...Ya Robbi...berdosakah aku dengan segala rasa di hatiku ini.
Ya Allah ..Ya Robb....yang maha mengetahui apa yang ada dilangit dan dibumi...ampunilah jika rasa ini suatu dosa
Ya Allah....hapuslah segala rasa ini untuknya andai ia semu belaka
Ya Allah...Betapa lemahnya hambamu ini dalam membawa hati
Ya Allah... ya Robb..jagalah hatiku dan lindungilah hatinya dari perkara yang sia-sia.
Ya Allah... Ya Robb...jadikanlah kami insan yang berhati-hati dalam membawa hati...amiin allohuma amiin
Minggu, 05 Desember 2010
Kau dihatiku...
Aku duduk diam di sini
mengenangmu. Menangis
diam-diam dalam hati, rindu.
Mencoba rasakan kenangan
akan hadirmu dalam maya
khayalan ku.
Terpaku pada
sisa tempatmu. Meresapi arti
rasa dan bayang hadirmu.
Diam, jiwaku melayang pada
sosok yang begitu ku rindu.
Waktu yang membuangmu
dari genggaman jiwaku, tak
kan ku benci.
Kini setelah kau
jauh pergi, ku simpan semua
rasa dan kenangan di hati.
Aku rasakan sensasi hadirmu
di sampingku. Mengecup
hangat lewat tatap beku,
menghiburku.
Selaksa kasih yang
berhamburan di hati, aku tak
kan membuangnya. Biar ku
simpan dalam kotak berharga
di sudut hati.
Bukan! Bukan
maksudku lupakanya, hanya
terlalu sentimental tuk
dikenang.
Biarlah saat
pertemuan di lintas waktu
berikutnya kan kuberikan
harta karunku, kotak
berharga penuh kasih sayang
yang lama ku simpan.
Karena dia tak kan mati di
hatiku.
Rasa
Rasa yang datang ketika
pertama mengenalmu mengalir
begitu indah. Tak ada
keterpaksaan di sana. Hanya
harapan ingin bersama yang
memenuhi jiwa.
Tak pernah
terfikir rasa ini akan begitu
leluasa menguasai pikiranku.
Lagi-lagi, hanya rasa ingin
bersama yang penuhi jiwa.
Tak ada alasan apa-apa
mengapa rasa itu ada.
Ketika
kita bisa bersamapun tak ada
alasan yang pasti.
Hanya ketulusan yang ada dan
hanya ketulusan yang kurasa.
Maka jangan pernah kau
tanyakan karena alasan apa
aku mencintaimu.
Jika aku mencintamu karena
ketampananmu, maka aku akan
meninggalkanmu saat ku
merasa kau tak tampan lagi.
Jika aku mencintaimu karena
kau kaya, maka aku akan
meninggalkanmu ketika kau
sudah tak kaya lagi.
Simpelnya, jika aku mencintai
kau karena “A”, maka aku
akan meninggalkanmu ketika
kau tidak “A” lagi.
Untuk itulah, aku tidak
mencintai dirimu dengan
alasan. Aku mencintaimu
dengan ketulusan.
Dengan
ketulusan, aku tak akan
meninggalkanmu.
Dengan
ketulusan, aku selalu
mencintaimu.
Dengan
ketulusan aku selalu
merindukanmu.
Dengan
ketulusan, aku tak berharap
balasan.
*For U..from the bottom of my
heart*
Langganan:
Postingan (Atom)
